Tak Berkategori

Resume Kulwap “Jago Jualan di Instagram”

Tema kulwap kali ini adalah jago jualan di instagram (memahami algoritma instagram untuk meningkatkan penjualan).

Mendengar kata jago pada judul kulwap, pasti moms tertarik ikut karena memiliki beberapa harapan besar, seperti :

  • jualan makin laris
  • stok barang langsung habis
  • closing dengan pelanggan lebih mudah
  • dapat keuntungan berlimpah
  • penghasilan terus bertambah
  • dibanjirin orderan
  • dihujani transferan
    Dan hal positif lainnya…

Kata algoritma ini sering kita temukan di pelajaran matematika dan bahasa pemrograman komputer. Jika mengacu ke dua bidang tersebut, pengertian algoritma adalah urutan atau langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah.
Tetapiii, pada kali ini kita fokus algoritma dalam konteks sosial media instagram ya momss.

Lalu apa pengertian algoritma instagram?
Tidak ada pengertian pakem yang benar yang bisa menjelaskan secara gamblang. Jadi kita simpulkan untuk lebih mudahnya adalah algoritma instagram = aturan main/sistem yang berjalan di instagram.

Apa hubungan antara perlu tahu algoritma instagram dengan meningkatkan penjualan?Karena ketika kita berjualan di instagram, kita harus memahami aturan mainnya agar kita bisa mengikuti alur dengan benar dan dapat menyusun langkah strategi yang tepat.

📍📍 Selain itu, pasalnya algoritma instagram ini sering berubah-ubah.

Bisa kita dapat update darimana? Apakah instagram memgumumkannya secara resmi, saat terjadinya perubahan baru?

Terkadang iya, terkadang tidak.
Tentunya kita sendiri yang harus peka terhadap perubahan-perubahan tersebut dan harus sering-sering mencari tau dan tidak gampang merasa sudah cukup tau akan semua hal 🙂

SEDIKIT FLASH BACK

Bagi pengguna instagram yang sudah sejak lama. Ingat tidak sebelum bulan maret 2016 saat kita membuka home instagram/time line, kita akan menemukan postingan-postingan terbaru dari semua teman kita (akun yang kita ikuti).
Namun kemudian di bulan Maret 2016 instagram mengumumkan algoritmanya.
Bahwa instagram ingin para penggunanya melihat postingan mana yang paling mereka minati. Lalu dari sisi kita sebagai orang yang menshare konten/penjual/konten kreator, dll. Apa pengaruhnya ?

Jelas berpengaruh, karena apa yang kita posting tidak akan selalu muncul pada timeline para followers kita.

Itu artinya ?
jangkauan postingan makin kecil, peluang closing juga kecil.

Kira-kira apa sih tujuan mereka-mereka ini???
Mereka posting seperti itu dengan tujuan mendapatkan interaksi (like dan komen), agar postingan mereka akan makin luas jangkauannya. Dan supaya muncul di timeline orang-orang yang tadinya dimintai like dan komen.

Moms sadar gak? kalo di time lime/home ngerasa postingan temen yang muncul cuma itu-itu aja?
Trus gak pernah tau postingan/kabar temen yang lain. Karena apa? Ya, karena moms tidak pernah ada interaksi dengan akun mereka sebelumnya. Sehingga instagram mengartikan bahwa moms semua tidak tertarik dengan mereka dan tidak menampilkan postingan mereka pada time line moms semua

Cara ini efektif?

Pendapat saya efektif. Tapi saya pribadi tidak mau melakukannya.

  • kurang elegan (kesannya minta-minta)
  • tidak akan bertahan lama, masa iya mau minta tolong terus?

Memerintahkan followers untuk mengaktifkan tombol notifikasi, tetapi apa cara ini juga efektif ??

Pendapat saya tetap kurang efektif.
Tidak semua followers instagram kita loyal? Mau beli semua produk yang kita jual. Dan dengan senang hati menerima spam notifikasi ketika kita upload foto-foto produk. setau saya malah mereka terganggu.

Jadi strategi versi saya untuk memaksimalkan kinerja algoritma instagram agar postingan kita berada pada urutan pertama sehingga banyak orang bisa melihatnya, adalah :

  • Tampilkan konten yang berkualitas
  • Rajin upload di instagram story
  • Berikan caption yang menarik
  • Kembangkan brand dan halaman profil instagram moms semenarik mungkin
  • Menggunakan segala sesuatu yang sedang trend
  • Posting di waktu yang tepat
  • Interaksi dengan sesama pengguna instagram
    Dan beberapa hal pendukung lainnya

Kenapa sih lagi happening banget dimana-mana ngomongin konten, perusahaan-perusahaan juga banyak banget nyari namanya content creator/social media content strategist dll. dan banyak yang mengistilahkan KONTEN IS A KING.

Ya beginilah cara yang dianggap paling benar untuk mencari traffik secara organic, adalah dengan membuat konten. Lalu bagaimana membuat konsep yang bagus ?

  • Buat konten berkualitas sesuai dengan jenis bisnis moms (sesuaikan dengan target market).
  • Konten harus berisi informasi yang dikemas secara ringan tapi menarik.
  • Manfaatkan call to action lewat caption yang menarik.
  • Bersama followers, bisa minta pendapat, saran dan komentar mereka untuk kemajuan bisnis dan ide konten selanjutnya.
  • Jangan merubah karakter brand yang sudah moms bangun. Mungkin moms ada yang belum memahami, apa hubungan antara membuat konten dengan mencari traffik?

Alurnya kurang lebih seperti ini, semakin konten dirasa bermanfaat bagi followers kita.

Followers kita dengan senang hati memberikan like, komen, share, save (interaksi). Secara otomatis engagement rate pada postingan kita meningkat.

Engagement rate meningkat, jangkauan postingan kita makin luas, akan disebarkan ke followers kita yang lain. Dan juga dapat ditemukan di explore orang lain (yang bukan followers kita).

Penjelasannya sebetulnya masih banyak yang saling berhubungan dengan topik kali ini. Tapi mengingat keterbatasan waktu kita kali ini. Saya akhiri dulu sesi penyampaian materi. Mungkin pembahasan lain bisa dilanjutkan jika ada pertanyaan.

Question & Answer

  1. Question: Devina

Selamat malam moms, bagaimana ya cara meningkatkan loyalitas pelanggan untuk dagangan kita yang secara online, kan banyak tuh pedagang yang deket rumah dengan calon pembeli di banding kita yang jualan lewat media sosial? Apa yang bisa membuat kita beda dari yang lain? Terima kasih 🤗

Answer:

Selamat malam moms devina, salam kenal 🙂. Ini yang dimaksud kompetitornya itu toko offline ya? bukan sesama penjual online? Kalo kompetitornya tetangga sendiri, dan mereka laris jualan cuman di daerah sekitar rumah tinggal, diskip aja, toko offline itu bukan kompetitor kita.

Mereka laris hanya di daerah sekitar, kita yang online? jangkauan jauh lebih luas, jualan online yang sesungguhnya bukan laku hanya dengan update status di WA dan yang beli tetangga-tetangga sekitar. Kalo saya pribadi malah sekarang hampir gak pernah beli ke toko offline, lebih suka belanja online moms. Harga lebih murah, pilihan jauh lebih banyak.

Untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, tingkatkan service kita selama transaksi penjualan. Baik keramahan dan kecepatan dalam membalas pesan, kecepatan packing dan pengiriman. dan jangan lupa berikan personal touch, agar jadi pembeda dan selalu diingat oleh customer. Misalkan : thanks card (kartu ucapan terimakasih) dengan kata-kata yang menyentuh, dan di tulis nama customer kita. Di kartu tersebut juga berikan informasi bahwa jangan lupa tag/mention IG jualan kita saat OOTD. bisa mendapatkan potongan harga disaat pembelian selanjutnya. Kurang lebih seperti itu 🙂

2. Question: Rita Fathia

Dulu, sebelum IG mulai berubah algoritmanya, saya jualan dengan bantuan sistem LFL (like for like) dan juga SFS.. kadang PP/PK.. tapi sejak sistem likers tidak terlihat, agak berasa penurunannya. Sekarang lagi musim nebeng GA, adakah saran yang lebih baik agar bisa tetap eksis di dunia per instagraman? Karena sekarang saya hanya berpaku pada hashtag saja dan kalau nebeng GA kadang hasil target marketnya tidak sesuai 🥺

Answer:

Iya mbak betul, cara-cara seperti LFL, OLOC, SFS dan lain-lain pernah berjaya di masanya. Tapi untuk saat ini saya rasa sudah tidak relevan jika tetap dipakai. Selain membuang waktu juga membahayakan akun jualan kita. Bisa-bisa resiko terparah akun kita di blokir (karena terdeteksi ada tindakan spam yang tidak organik) atau akun kita kena shadow banned.

Agar tetap eksis di dunia per-intagraman saat ini sudah saya jelaskan dalam materi ya, beberapa hal yang bisa kita lakukan. Terutama buat konten , tetapi masih banyak faktor lain juga yang saling mempengaruhi selain konten.

Ada istilah konten is a king tapi jangan lupa marketing is a queen, jadi nggak semata-mata cuman buat konten ya. Ada faktor-faktor lain juga.

Giveaway kalo bisa dikurangin mbak, apalagi nebeng. Akun bukan target market kita, akan follow secara terpaksa (karena mengejar hadiah) tapi selanjutnya bisa unfoll atau tetap follow tapi tidak terjadi interaksi. Makin berat ke kita. Itu di istilahkan ghosting follower.

Jaman sekarang, jualan bisa tetap laris tanpa banyak followers moms, pencapaian jumlah followers jangan dijadikan fokus utama ya.

3. Selamat malam..thx mbak Reiza…menarik sekali…Untuk konten ini, aplikasi apa yang paling bagus yg dapat membantu kami dalam pengeditan konten menarik tsb. ? Terimakasih

Answer: Yang lagi happening saat ini sih aplikasi canva mom, dan banyak aplikasi editing lain. picasrt, pixell lab, snapseed, dll (untuk HP) kalo via PC biasa pakai photoshop. Tapi kembali lagi, dari banyaknya aplikasi yang tersedia, tergantung mana yang kita mudah menggunakannya.

3. Question: Fika Ernasari

Kak bagaimana menggunakan instagram ads yang baik dan benar serta bagaimana memperbanyak followers yang efektif?

Answer:

Instagram ads yang efektif? Pondasi dasarnya kita harus tahu dulu siapa target market dari bisnis kita (buyer personalnya) agar pada saat kita setting iklan bisa lebih tertarget. Selain itu faktor lain adalah kita harus perhatikan materi iklannya (foto/videonya) apakah secara visual sudah menarik, informasi mudah diterima serta copywriting dalam caption sebagai pendukung dan masih banyak faktor lain yang mendukung mbak. Semisal kita sudah iklan secara tertarget, materi iklan secara visual sudah menarik. Calon pembeli sudah mau beli, kepo ke akun profil instagram kita. Eh ternyata tampilan secara keseluruhan kurang meyakinkan, bisa ragu/ tidak jadi membeli. Jadi banyak faktor-faktor lain juga sebagai pendukung

4. Nama : Fanni Dwi Abriyanti

Question:

Berapa frekuensi dalam seminggu harus membuat konten terkait bisnis di IG? Dan kapan untuk jadwal upload konten yang pas memancing traffic di IG?

Answer:

Kalo bisa posting setiap hari mbak (eksistensi kita dipertimbangkan oleh instagram), sehari jangan terlalu banyak juga, bisa kisaran 1-3 diselingi postingan konten selain postingan produk dan kalo bisa jumlah yang kita posting harus konsisten mbak (setiap hari kalo sudah ditetapkan 1 ya, rutin 1) kalo 3 ya selalu 3 dalam sehari.

Dan kapan untuk jadwal upload konten yang pas memancing traffic di IG? Ini biasanya di jam-jam aktif followers kita bermain instagram. Karena postingan yang kita tayangkan dalam 60 menit pertama diperhitungkan oleh instagram.

Jam-jam aktif follower kita itu tidak sama antara 1 dan lainnya ya. Bisa silahkan dicek di insight profil instagram masing-masing (untuk yang settingan instagramnya sudah beralih ke instagram bisnis).

Cara efektif untuk menghadapi Algoritma Instagram 2020

  1. Tampilkan konten yang berkualitas
  2. Rajin upload di instagram story
  3. Berikan caption yang menarik
  4. Kembangkan brand dan halaman profil instagram moms semenarik mungkin
  5. Menggunakan segala sesuatu yang sedang trend
  6. Posting di waktu yang tepat
  7. Interaksi dengan sesama pengguna instagram
  8. Jangan melakukan “TRIK KETINGGALAN JAMAN”

1. Tampilkan Konten yang Berkualitas

Buatlah konten yang berkualitas untuk diposting di akun instagram bisnis moms semua. Berikan hal yang bermanfaat kepada followers, jangan hanya upload produk saja. Konten ini dibuat dengan tujuan mendapatkan banyak interaksi (like, save, share, komen) dari followers.

Konten ini contohnya adalah tips, info, quote, testimoni, dll. Kalo konten kita bermanfaat orang lain akan dengan senang hati follow karena nggak sabar pengen tahu konten-konten kita selanjutnya.

2. Rajin Upload di Instagram Story

Rajin upload konten di instagram story dan jangan hanya melulu tentang produk. Manfaatkan semua interaksi yang tersedia (polling, question, dll) agar terjadi interaksi dengan followers. Semakin banyak kita menerima pesan percakapan melalui DM semakin baik. Dan usahakan balas secepat mungkin ya moms.

3. Berikan Caption yang Menarik

Setiap posting di feed instagram, moms jangan lupa juga diimbangi dengan caption yang menarik. Silahkan belajar lagi tentang copy writing. Tapi saat ini yang sedang trend adalah membuat caption dengan story telling, jadi seakan moms bercerita/berinteraksi langsung dengan followers. Gunakan juga sapaan khas yang sesuai dengan profil follower moms. Sertakan juga kalimat CTA (call to action) yang moms ingin untuk dilakukan oleh followers moms (seperti jangan lupa likenya, share ke teman kalian, dst). Dan yang terakhir jangan lupa yang terpenting berikan hastag yang sesuai ya moms, agar postingan mudah ditemukan.

4. Kembangkan brand dan halaman profil instagram moms semenarik mungkin

Jangan lupa setiap postingan yang moms buat dan upload di desain semenarik mungkin, dan konsisten. Agar saat ada calon pembeli kepoin halaman akun instagram kita menjadi tertarik dan berkenan untuk follow. Apa jadinya klo kita suka asal upload aja ? Tampilan instagram kurang menarik – calon pembeli jadi gak yakin – dan enggan untuk ngefollow.

5. Menggunakan segala sesuatu yang sedang trend

Jangan jadi penjual yang ketinggalan jaman ya moms, baca selalu peluang dalam kondisi apapun. Entah itu trend produk, tren konten, tren untuk promosi dll. Tren konten misalnya, karena sedang ramai dibicarakan mengenai virus corona, silahkan dibahas pada instagram moms, berikan tips dan trik atau semacamnya.

6. Posting di waktu yang tepat

Setelah membuat konten yang bagus dan menarik, saat upload moms juga perlu memperhatikan waktu yang pas. Waktu yang pas seperti apa? Apa benar seperti tips-tips yang sering beredar, bahwa jam yang tepat itu di pukul 7 pagi saat semua orang berangkat kerja dan jam 12 siang saat karyawan istirahat?

Saya pribadi menganggap hal tersebut kurang tepat ya moms. Hanya kita sendiri yang tau waktu tepat tersebut berdasarkan profil dari target market kita (misal : menjual produk untuk ibu-ibu muda, jam tengah malam terkadang malah menjadi waktu yang tepat, karena habis bangun benerin popok bayi dan gak bisa tidur lagi biasanya scroll-scroll HP).

Dan yang kedua moms bisa cek di insight profil masing-masing, jam berapa followes instagram moms aktif, datanya bisa dibaca.
Dan algoritma instagram yang terbaru ini pasalnya memperhitungkan konsistensi kita. Dalam hal jumlah postingan perhari dan waktunya. Jadi usahakan sama setiap harinya. Misal setiap hari upload 2 di jam 5 dan jam 9 (lakukan itu pada setiap harinya).

7. Interaksi dengan sesama pengguna instagram

Nah jangan lupa setelah membuat konten-upload-dan disertai caption yang menarik, jika sudah ada komentar yang diberikan oleh followers jangan dicuekin gitu aja moms. Dan sering-sering interaksi dengan akun lain juga (memanfaatkan hukum timbal balik).

8. Jangan melakukan “TRIK KETINGGALAN JAMAN”

Kalo moms sudah tau bahwa algoritma sudah berubah cara mainnya, sudah tahu tips dan triknya, jangan enggan untuk move on dari cara lama yaa. Selain nggak bermanfaat, buang-buang waktu, nggak ada feedback postif bagi bisnis kita, juga berbahaya bagi akun bisnis yang sudah kita bangun.

Cara ketinggalan kaya contohnya LFL, OLOC, SFS, OLOCOS, Giveaway rombongan, giveaway keroyokan, spam dikomen, follow unfollow akun dan kesalahan paling fatal adalah BELI FOLLOWERS.

Cara tersebut amat sangat membahayakan dan memberatkan akun bisnis moms sendiri. Paling fatal adalah akun hilang permanen, shadow banned, dan menghambat jumlah jangkuan sehingga engagement rate pun jelek.

Trik yang nggak ketinggalan jaman yang kaya gimana dong? Kembali lagi ya moms ke poin 1-7 dan disertai marketing yang bagus agar makin optimal. Seperti endorse, PP, dan instagram ads.
Begitulah kurang lebihnya tips untuk berjualan di instagram dengan algoritma instagram yang baru ini.

Jangan lupa juga ya moms, untuk akun jualan jangan dicampur adukan dengan akun pribadi. Dan ubah settingannya menjadi instagram bisnis agar kita bisa membaca data-data yang terjadi di instagram kita.

Tips bagaimana sih agar konten yang kita buat bisa banyak interaksi, terutama di save/disimpan:

  1. Desain konten moms berupa infografik yang terdiri dari gambar dan informasi.
  2. Kreasikan caption yang lumayan panjang sekaligus berbobot.
  3. Maksimalkan konten yang timeless sehingga orang lain berniat membaca lagi (jadi mereka simpan, contoh seperti info doa sebelum berangkat kerja).
  4. Optimalkan konten yang berupa quotes karena orang-orang biasanya suka membaca ulang quote.
  5. Sertakan di caption (call to actionnya) agar mereka mau menyimpan konten kita (jangan lupa disave ya biar nanti bisa dibaca ulang).
  6. Buat konten berupa tips-tips.

Sejujurnya sebelumnya lumayan sering ikut workshop, seminar dan sejenisnya dalam beberapa hal. tapi untuk khusus copywriting saya belum pernah belajar secara mendalam. Yang jelas buat caption yang sesuai dengan visual postingan kita. Jangan sampai fotonya produk, captionnya tiba-tiba cuman quote yang gak ada hubungannya sama sekali.

Pergunakan kalimat yang sesuai dengan target market kita, kalo target market anak muda jangan sesekali menggunakan bahasa baku. Anggap saja seperti perbincangan sepeerti biasa yang kita tuangkan kedalam tulisan. Gunakan story telling (teknik bercerita) dan tentukan sapaan khas untuk followers kita.

Sesekali dalam pembuatan caption untuk produk jualan gunakan cara soft selling, giring dulu buat alur cerita (seperti memunculkan masalah, membuat followers sadar jika mereka menemui masalah, lalu muncul produk kita sebagai solusinya). Terakhir berikan kata-kata call to action, dengan kalimat yang mendesak (seperti beli sekarang yuk, moms, karena promo cuman sampai hari ini saja).

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s