Tak Berkategori

Ringkasan Kulwap "Kenali dan Waspadai Virus Corona (Covid-19)"

Kulwap ini diadakan oleh Mom Academy. Untuk menyimpan materi agar tidak hilang saya simpan di blog ini. Sebelumnya kenalkan apa itu MoM Academy.

MoM Academy adalah program yang diciptakan oleh Mothers on Mission sebagai perusahaan yang memberdayakan ibu dan wanita agar terus produktif dan bermanfaat hidupnya.

Karena tidak adanya sekolah khusus Ibu di luar sana, terbentuklah MoM Academy.

Diharapkan dengan bergabungnya Moms di dalam MoM Academy ini semakin terbukanya peluang untuk memiliki penghasilan dari rumah, bisa berbagi pengalaman dengan Moms yang lain dalam mengatur pekerjaan / bisnis, dan keluarga sekaligus, menambah ilmu yang bermanfaat, dan sudah pasti bertambah sahabat baru.

Pemberi materi Kulwap yang diadakan pada 18 Maret 2020 adalah Dr. Muhammad Rhieda, seorang Public Health Physician yang melihat permasalahan kesehatan dari lingkup manusia; komunitas; negara dan global.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas hal yang sedang menjadi pandemi saat ini yaitu COVID19. Harapannya setelah kegiatan ini, masing-masing dari kita dapat menjadi peer educator ke komunitas dan lingkungan masing-masing sebagai ujung tombak dalam melawan berita hoax dan isu seputaran Covid19 yang beredar di masyarakat. Dan nanti di akhir diskusi akan disampaikan apa yang bisa kita lakukan di lingkup kerja dan bermasyarakat.

Kulwap MoM Academy

Apa itu COVID19? Mungkin sudah sering membaca atau mendengar nama yang belakangan telah mengegerkan publik.

COVID19 adalah sebuah istilah yang merupakan kepanjangan dari Corona Virus Disease – 2019, yaitu diagnosa penyakit infeksi pernapasan akut yang disebabkan oleh SARS-CoV-2.

Perbedaan dari akut dan kronis adalah di waktu kejadiannya. Dikatakan akut apabila kondisi yang baru terjadi (biasanya dalam rentang 1-2minggu) ; sedangkan kronis, sesuatu yang sudah berlangsung lama. (>2minggu)
Jika berbicara tentang statistik, saat ini secara global, sudah terdapat sebanyak 183.425 orang yang terdiagnosa dengan COVID19 dengan sekitar 79.737 orang yang dinyatakan sembuh.

Di China sendiri, angka kejadian infeksi mencapai 81.058 kasus, menjadikan angka infeksi di luar China menjadi lebih banyak daripada di China itu sendiri. Secara global , kasus kematian terdapat sebanyak 7.167 kasus.

Kulwap Mom Academy

Jika kita secara spesifik, ternyata angka kematian paling banyak di usia diatas 80 tahun, dan rata-rata pasien sudah memiliki penyakit pemberat lainnya, seperti diabetes, hipertensi, dsb. Namun bukan berarti hal ini membuat teman-teman kalangan yang berusia lebih muda menjadi terbebas dari infeksi virus tersebut.

Namun ternyata, ada juga beberapa negara yang melaporkan angka kesembuhan 100%, yaitu Vietnam, Kamboja, Nepal, Sri Lanka, dan ke-4 negara ini adalah negara berkembang yang bertetangga dengan Indonesia.

Lalu apakah Coronavirus itu?

Asal kata Corona adalah Crown yang artinya mahkota. Jika dilihat bentuk anatomis virusnya, berbentuk bulat dan memiliki tanduk/ spike yang mirip dengan tanduk mahkota.

Coronavirus ini merupakan family of Viruses jadi virus ini merupakan keluarga dari jenis coronaviridae, yang apabila menginfeksi maka manifestasi-nya bisa mild-moderate-severe.

Umumnya ditemukan di hewan, itu sebabnya penyakit ini dinamakan Zoonotic. dalam bahasa inggris Zoo itu artinya kebun binatang. Maka Zoonotic arti mudahnya adalah sekumpulan penyakit yang umumnya ada di binatang namun dapat menularkan ke manusia, melalui berbagai macam metode penularan.

Lalu virus ini menyebabkan penyakit apa?

Pneumonia
Biasanya ini dikenal di kalangan awam sebagai penyakit paru-paru basah atau sesak nafas. Umumnya pneumonia bisa disebabkan oleh berbagai macam, yaitu bakteri, jamur dan virus. Semua kalangan usia dapat mengalami infeksi pneumonia.

Jika kita kembali ke pelajaran Biologi, kalau masih ingat, saluran pernapasan kita terbagi menjadi 2, yaitu saluran pernapasan atas dan bawah. Pada kasus pneumonia ringan-sedang, biasanya patogen-patogen ini menyerang di saluran pernapasan atas. Sedangkan kasus yang berat (biasanya hingga menyebabkan sesak napas hingga gagal pernapasan) biasanya patogen sudah menyerang hingga ke saluran pernapasan bawah.

Penjelasan mudahnya begini (dapat dilihat di gambar diatas), paru-paru manusia tampak seperti ada akar-akar hingga ke ujung-ujung bawah. Nah patogen-patogen tersebut apabila sudah masuk hingga ke ujung akar bawah, lalu tersangkut disana, itu yang menyebabkan kantung-kantung alveoli menjadi tidak berkembang yang akhirnya timbul gejala seperti sesak napas, gagal pernapasan. Patogen tersebut bisa masuk hingga ke saluran paling bawah apabila proteksi tubuh seseorang tidak baik /atau imunitas tubuh kita sedang menurun. Kata kunci disini adalah : daya tahan tubuh.

  • Sampai saat ini yang dipahami oleh dunia kesehatan adalah hewan berfungsi sebagai reservoir atau ‘kolam/ empang’ yang artinya tempat berkumpulnya virus adalah di tubuh hewan. Lalu dapat berpindah ke manusia yang berfungsi sebagai host atau ‘inang’. Inang itu sendiri artinya adalah induk/rumah dan selayaknya induk/rumah maka virus ini menjadikan manusia sebagai tempat untuk berkembang dan bertumbuh menjadi penyakit yang menimbulkan gejala-gejala.
  • Maka dari itu seringkali kita mendengar seseorang di isolasi-mandiri atau di karantina jika sudah terpapar virus ini selama kurang lebih 14 hari, karena menurut data dan teori yang ada, virus ini berkembang biak di tubuh manusia sampai dia menimbulkan gejala rata2 selama 14 hari (terkadang bisa lebih).

Lalu bagaimana virus ini menyebar?

  • Sejauh ini yang dipahami oleh dunia kedokteran, penyebaran virus ini melalui droplet (percikan air liur) meskipun belakangan ada laporan kemungkinan virus ini menyebar melalui airborne, namun hal ini masih di selidiki oleh pihak offical terkait.
  • Bedanya apa antara airborne dan droplet? Kalau airborne itu penyebaran kuman melalui perantara udara, dan contoh penyakit-penyakit seperti campak dan Influenza.
  • Sedangkan droplet, penyebaran yang melalui percikan air liur dan membutuhkan seseorang yang sudah terinfeksi untuk mengeluarkan percikan melalui batuk dan bersin. Dapat dilihat di gambar bahwa jumlah droplet paling banyak terdapat di bersin (40 ribuan) yang mengandung mikroorganisme baik itu virus maupun bakteri.
  • Bagi umat muslim, salah satu alasan untuk ketika bersin mengucapkan Alhamdulillah, adalah karena Allah ingin memberi tahu ummat nya, bahwa kita telah berhasil mengeluarkan 40 ribuan droplet yang berisi mikroorganisme.
  • Lompatan droplet nya bisa mencapai jarak 1-2 meter.
  • Gejalanya tidak jauh berbeda dengan penyakit influenza lainnya, dengan salah satu khas gejala pada infeksi virus adalah demam mendadak dengan temperatur tinggi. Laporan yand sudah tersedia menyebutkan sekitar 80% pasien mengalami batuk kering yang diserta sesak nafas.
  • Sayangnya pengobatan spesifik untuk COVID-19 belum tersedia, karena virus ini merupakan strain baru dari family coronavirus.
  • Vaksin yang sudah tersedia saat ini tidak spesifik untuk coronavirus, melainkan untuk pneumonia yang disebabkan oleh bakteri.
  • Oleh karena itu, yang dapat dilakukan sebagai individu atau komunitas adalah mencegah penyebarannya agar tidak meluas.

Upaya pencegahan yang saat ini sangat gencar dikampanyekan adalah etika batuk/bersin di ruang publik. Tujuannya adalah agar tidak membahayakan diri sendiri dan juga lingkungan sekitar.

  • Idealnya adalah menggunakan tisu, karena setelah itu tisu bisa langsung dibuang. Namun apabila tidak membawa tisu, bisa batuk/bersin di siku lengan bagian dalam.
  • Etika bersin/batuk jika hanya dilakukan sendiri tidak cukup, perlu kombinasi dari beberapa langkah pencegahan lainnya, salah satunya adalah konsep GERMAS. berikut ini beberapa hal yang ada dalam program GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari2
  • Sebagai tambahan, berikut ini info penting semoga bisa disampaikan ke suami/ayah/paman/tante/tetangganya mengenai perilaku merokok. Ternyata apabila seseorang merokok maka akan meningkatkan resiko tertular virus corona.
  • Penjelasan mudahnya seperti ini apabila saluran pernapasan yang sudah sering terpapar oleh asap rokok, artinya lapisan epitel mukosanya sudah sering ter iritasi dan apabila dalam kondisi teriritasi, maka mikroorganisme termasuk bakteri dan virus dapat mudah menyerang lapisan mukosa tersebut sehingga memudahkan perokok untuk terinfeksi.

https://nasional.kompas.com/read/2020/03/14/12093461/lebih-mudah-terjangkit-covid-19-perokok-diminta-waspada-dan-berhenti-merokok

Upaya lainnya yang penting juga untuk menjadi kebiasaan rutin adalah pencegahan di level pribadi dan keluarga dengan mencuci tangan dan menjaga kebersihan.

Idealnya mencuci tangan dengan air mengalir + sabun.

  • Bagi orangtua yang pulang ke rumah setelah beraktifitas di luar, harap mengganti pakaian dan bebersihan (mandi, sikat gigi) sebelum berinteraksi dengan anggota keluarga lainnya, apalagi bermain dengan anak, hindari dulu menciumi wajah anak,

Bagi umat muslim, disarankan untuk tetap menjaga Wudhu. Karena dalam langkah-langkah wudhu, telah terdapat beberapa tahapan dalam membersihkan telapak tangan, areal mulut, rongga hidung dan juga seluruh wajah.

Beredar juga di masyarakat penggunaan sanitizer. Sanitizer itu tergolong antiseptik, yang dimana kandungan utamanya adalah 60-70% alkohol. Maka dari itu, penggunaannya pun dianjurkan hanya 5x dalam sekali waktu, setelah itu lebih baik dibilas dengan air mengalir.

Sedangkan desinfektan adalah khusus untuk mebersihkan benda mati, seperti handle pintu, lantai, kaca dan lain lain.

ini adalah alur yang bisa dipakai untuk mengetahui apakah kita sudah perlu memeriksakan diri ke dokter / belum .

Sesi Tanya Jawab

1.Nama : Ulfa
Domisili : karawaci
Pertanyaan : Dok yang mau saya tanyakan adalah katanya kan, virus ini ga semematikan MERS dan SARS, tapi kenapa begitu ditakuti oleh dunia? Padahal masih banyak penyakit mematikan lainnya yang lebih mematikan dari COVID19 ini? Dan apakah dulu saat ada virus MERS dan SARS kondisi dan keadaannya sama seperti segenting saat ada virus COVID19 ini?

jawaban: Sebetulnya yang membesar-besarkan adalah media, jika di telusuri lebih mendetail, judul-judul yang menakutkan seringkali adalah judul dari media. Kalau dari dunia medis, kami hanya kebingungan karena virus ini adalah strain baru, sedangkan penanganannya di tiap negara asalkan sesuai protokol, akan disikapi dengan sama saja dengan penyakit lain. Salah satu tujuan dari Kulwapp ini juga ingin menenangkan kondisi masyarakat yang saat ini sudah terlanjut ‘gempar’.

2. Dian, Tangsel

Mau bertanya, bisakah seseorang tertular saat memegang benda yang telah terpercik liur orang dengan corona, tapi liur tsb sudah kering?

Jawaban: Betul droplet masih bisa menempel di permukaan benda mati, meskipun air liurnya sudah kering. Karena air liur hanyalah moda transport dari virus tersebut.

3. Nama Ade Raihana, Jaksel

Sepengetahuan saya vaksin covid-19 saat ini masih dalam tahap pengembangan dan kurang lebih butuh 1 tahun untuk uji vaksinnya.

Dan mostly orang yang sembuh dari covid-19 adalah orang yang memiliki imunitas yang bagus. Sehingga berhasil sembuh walaupun obat covid-19 belum ada. Pertanyaan saya adalah kalo orang yang memiliki auto-imun apakah cenderung kebal terhadap covid-19? Atau justru orang dengan auto-imun bisa saja terpapar virus covid-19 namun tidak menunjukkan gejala? Mohon penjelasannya.

Jawaban: Orang-orang dengan Autoimun justru merupakan golongan yang rentan terinfeksi corona, perihal ada gejala atau tidak itu manifestasi yang berbeda-beda di tiap orang. karena bisa saja seseorang itu adalah carrier tanpa gejala. itu sebabnya social distancing merupakan konsep yang perlu di terapkan di kehidupan sehari hari. Contohnya adalah menjaga jarak ketika di areal publik, menghindari interaksi komunikasi tatap muka, memberi jarak saat duduk, dll.

4. Kris, Jakarta
Apa yang sebaiknya kita konsumsi selain faktor-faktor yang telah disebutkan di atas untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah serangan Virus Corona?

Jawaban: Daya tahan tubuh itu berhubungan erat dengan nutrisi, bisa kembali merujuk ke GERMAS, itu adalah kombinasi dari beberapa langkah. Di dalamnya terdapat makan makanan bergizi seimbang, istirahat yang cukup dan lain sebagainya. Kuncinya adalah asupan gizi yang baik, maka disarankan untuk kita dapat mengkonsumsi makanan yang variatif, kombinasi dari berbagai lauk.

5. Rita-Jakarta Timur

Memang kita tau kalo masker diperuntukkan untuk mereka yang sedang sakit. Tapi kenapa hati kecil saya terus berkata “pakailah masker untuk pencegahan prefentif demi diri sendiri dan lingkungan terdekat” apalagi mengingat ada bayi dirumah. Namun kita semua tahu masker bukan hanya saja mahal, tapi juga sulit ditemukan. Sempat dapat kabar burung kalo ukuran covid ini sekian sekian (lupa persisnya) sehingga memakai masker kain pun dapat menghalaunya.
Apakah benar? Selain masker, APD apalagi yang bisa digunakan untuk kaum awam seperti kami?

Jawaban: Meskipun informasinya ukuran partikel virus corona cukup besar, namun ini bukan spesifik virus SARS-COV-2, melainkan informasi untuk ukuran partikel virus corona yang general. Masker kain/katun, tidak memiliki lapisan untuk mem-filtrasi mikroorganisme, selain itu, masker katun biasanya dipakai berulang-ulang tanpa sering dicuci. Oleh karena itu, masker kain/katun jarang sekali menjadi anjuran.

6. Katri – serpong

Olahraga di luar ruang. Saat ini anak dan suami diberlakukan work/study from home selama 14 hari. Agar menjaga vitalistas tubuh, bagaimana dengan olahraga luar ruang seperti jalan pagi, sepedaan, main sore di area sekitar rumah. Apakah kegiatan tersebut masih boleh dilakukan?

Jawaban: Konsep dari istirahat di rumah/isolasi mandiri adalah menjaga diri sendiri agar tidak tertular dari orang lain maupun menularkan virus ke orang lain, dan juga melakukan pemantauan mandiri terhadap perkembangan gejala yang di alami. Apabila olahraga di sekitar rumah, dianjurkan tetap mengindahkan konsep social distancing, misalnya jogging hanya anggota keluarga saja, tidak bergabung dengan orang lain baik yang dikenal maupun tidak dikenal.

7. Ayu-Kalsel
Semisal ada penjual makanan terinfeksi corona, bersin saat bikin makanan kemudian makanan tersebut dimasak dengan suhu tinggi. Apakah virusnya menghilang atau tidak?

Jawaban: Kalau dimasak sampai matang, virus tidak berkembang akan tetapi apabila kita sebagai pembeli, melihat dan mengetahui koki/tukang masak bersin/batuk ke arah makanan yang dimasaknya, tanpa ada virus corona pun, saya rasa tidak ada satu orang pun yang mau memakan makanan itu. betul tidak?

8. Tanya

Apakah ketika ada pasien positif corona, SOPnya tidak boleh menginfokan ke keluarga? Akibat tidak memberitahu, anggota keluarga lain jadi tertular, orang lain jadi bisa tertular juga oleh anggota keluarga lainnya itu.

Akibat anaknya tak tahu, ayahnya tertular, jadi sekarang beberapa dosen dan mahasiswa yang pernah berinteraksi dengan anaknya dipantau, kuliah diliburkan.

Jawaban: Apabila seseorang positif covid maka dia tidak akan berada di rumah, melainkan di RS untuk di karantina. Mestinya sang anak tahu ketika ayahnya dikarantina, maka ayah sudah positif, tapi kalau ayah masih pulang ke rumah, berarti dia bisa saja masuk kategori ODP (orang dalam pemantauan) yang belum tentu positif.

9. Mega , Jakarta utara
1.Apa benar dengan berjemur pagi hari di bawah sinar matahari bisa mematikan virus Corona ?
2.Bagaimana kita tahu kalau mengidap Virus Corona?
Sedangkan gejala yang paling umum hampir sama dengan flu, hal apa yang sangat spesifik bisa kita bedakan antara flu dan corona.

Jawaban: 1. Apabila virus yang sudah masuk ke dalam tubuh, maka tidak akan dipengaruhi oleh sinar matahari. Karena kembali ke materi, virus menggunakan manusia sebagai inang/induk yang berfungsi sebagai rumah. Selayaknya rumah, maka dia bisa ‘berteduh’ dari sinar matahari di dalam rumahnya (tubuh manusia). Akan tetapi, sinar matahari sangat baik untuk asupan Vitamin D, yang menjadi salah satu faktor meningkatkan imunitas tubuh.

2. Kembali di materi, tadi disebutkan 80% kasus muncul dengan gejala khas yaitu demam tinggi mendadak dengan batuk kering (tanpa dahak) yang disertai sesak untuk memastikan covid atau bukan, maka perlu pemeriksaan PCR dengan metode Swab tenggorokan.

10. Kiki-Bekasi

Dok, saya ada riwayat tanggal 5 ke Serpong, tanggal 7 kondangan dan tanggal 8 acara di rumah dengan tamu-tamu berasal dari Depok. Sekarang saya merasa agak meriang, sudah sekitar 7 hari. Begini, tidak ada ada demam, cuma sesekali bersin dan batuk. Apakah saya harus segera berobat atau lebih baik mengisolasi diri? Karena saya punya bayi jadi bayi.

Jawaban: Selalu ukur suhu tubuh dengan alat ukur termometer, periksa di ketiak. Batas dikatakan demam adalah 37 derajat celcius. Saat memberi ASI, hindari berbicara langsung ke wajahnya, selalu cuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Intinya kenali gejalanya, ketahui penularannya, pahami pencegahannya.

11. Ade MuhlisBogor
Saya mengelola sekolah berasrama/boarding. Himbauan meliburkan sekolah belum kami laksanakan, siswa dan guru kami karantina dengan tidak boleh keluar area sekolah dan ditutup untuk kunjungan orangtua sampai waktu 14 hari ke depan.

Pertanyaannya: Apa langkah-langkah yang efektif untuk mencegah masuknya virus tsb? Apakah virus ini bisa menyebar ke sekolah kami walaupun interaksi dan hubungan dengan pihak lain sangat dibatasi.

Jawaban: Lockdown=mengunci, layaknya rumah kita, apabila kita kunci maka tidak ada orang yang bisa keluar dan masuk ke rumah. Kalau memang asrama, asumsi saya jarang ada orang asing yang keluar masuk, sehingga resiko penularan tidak terlalu tinggi. Saran saya, ingat-ingat kembali ke 2-4 minggu lalu, apakah ada orang luar yang masuk ke asrama atau guru/murid ada kegiatan di luar asrama?

12. Yaneu-Bandung

Pertanyaan: Ada pernyataan kalau virus akan mati oleh sinar matahari, sinar matahari yang bagaimana yang baik untuk membunuh virus tersebut?

Jawaban: Umumnya keluarga coronaviridae tidak tahan suhu panas ini betul akan tetapi untuk SARS-CoV-2, adalah versi mutasi dari virus corona umumnya, yang ternyata dapat bertahan di suhu panas, contohnya: Iran, Saudi, Indonesia.

13. Tanya: Apakah pasien corona itu ada yang harus di rahasiakan untuk keperluan tertentu?

Jawaban: Idealnya yang dirahasiakan adalah identitas detail dari pasien yang termasuk data-data pribadi karena ini melanggar ‘privacy’.

14. Anisah,Yogyakarta
Dokter menanyakan apakah antiseptik alami seperti dari daun sirih bagus untuk menekan pertumbuhan virus corona? Lebih baik antiseptik dari alkohol atau strong acid/air PH rendah?

Jawaban: Intinya apabila memang daun sirih terbukti menghambat pertumbuhan mikroorganisme maka bisa dipakai begitu juga strong acid.

15. Yani-Yogyakarta

Bagaimana mengedukasi anak SD tentang Corona? Saya sedikit was-was karena anak saya sekolahnya belum diliburkan.

Jawaban:

16. Yanti-Bekasi
Dok saya mau tanya apakah jika kita terkena COVID19 kita bisa sembuh hanya dengan mengisolasi diri di rumah jika masih dalam tahap ringan atau memang harus dapat perawatan di RS.

Jawaban: Kalau memang sudah didiagnosa dengan COVID-19, maka akan dikarantina. kecuali hanya positif coronavirus umum, akan dianjurkan untuk isolasi mandiri.

17. Dwi, Mataram

1. Apa jahe, kunyit, temulawak bisa mengurangi dampak Corona?

2. Bagaimana agar meminimalisir nyantolnya virus di tenggorokan?

3. Jika 14 hari tidak demam, apakah bebas keluar?

4. Proses matinya covid-19 bagaimana? Apakah dengan semua sabun/alkohol/hand sanitizer bisa?

Jawaban:

1. Rempah-rempahan tersebut meningkatkan daya tahan tubuh seseorang dalam memerangi infeksi.

2. Dengan menghindari menyentuh areal wajah (mulut, hidung, mata) dan rutin cuci tangan dengan sabun.

3. Penilaian akan dikembalikan ke dokter yang menangani.

4. Sabun/alkohol/sanitizer bukan membunuh COVID, tapi menghentikan pertumbuhan mikroorganisme termasuk virus.

Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Tanggal 21 April 2005, Aksi Cepat Tanggap (ACT) secara resmi diluncurkan secara hukum sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. Untuk memperluas karya, ACT mengembangkan aktivitasnya, mulai dari kegiatan tanggap darurat, kemudian mengembangkan kegiatannya ke program pemulihan pasca bencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, serta program berbasis spiritual seperti Qurban, Zakat dan Wakaf.

ACT didukung oleh donatur publik dari masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap permasalahan kemanusiaan dan juga partisipasi perusahaan melalui program kemitraan dan Corporate Social Responsibility (CSR). Sebagai bagian dari akuntabilitas keuangannya ACT secara rutin memberikan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik kepada donatur dan pemangku kepentingan lainnya, serta mempublikasikannya melalui media massa.

Sejak tahun 2012 ACT mentransformasi dirinya menjadi sebuah lembaga kemanusiaan global, dengan jangkauan aktivitas yang lebih luas. Pada skala lokal, ACT mengembangkan jejaring ke semua provinsi baik dalam bentuk jaringan relawan dalam wadah MRI (Masyarakat Relawan Indonesia) maupun dalam bentuk jaringan kantor cabang ACT. Jangkauan aktivitas program sekarang sudah sampai ke 30 provinsi dan 100 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

VISI KAMI
Menjadi organisasi kemanusiaan global profesional berbasis kedermawanan dan kerelawanan masyarakat global untuk mewujudkan peradaban dunia yang lebih baik.

MISI KAMI
Mengorganisir dan mengelola berbagai persoalan kemanusiaan secara terencana, terkonsep, terintegrasi, dan berkesinambungan sehingga menjadi formula ideal dalam mengatasi berbagai problem kemanusiaan baik dalam skala lokal, nasional, regional, maupun global.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s