Tak Berkategori

Doa yang Berkuasa

Sekolah Doa, Senin 4 November 2019

Pembicara: Ps. Rosalina Omega

Bagaimana supaya doa kita berkuasa?

Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa dan mengenakan kain kabung serta abu.

(Daniel 9:3)
Doa yang berkuasa
Pixabay

1. Kita harus menaruh/memberikan minat khusus terhadap sesuatu yang sedang kita doakan

Pray with Passion berdoa dengan kesungguhan hati(antusias), sungguh-sungguh berdoa sampai jawaban doa terjadi. Banyak orang Kristen berdoa merasa doanya kurang berkuasa, misal, anak tetangga kita yang sakit, kadang kita merasa ah, ini kan tetanggaku. Ah, ini kan karena disuruh, (jadi tidak berdoa dengan menaruh hati).

Kadang ketika kita berdoa untuk anak orang, kita merasa itu bukan anak kita. Kadang kita berdoa tidak dengan kesungguhan hati, tidak berdoa dengan minat. Tuhan melihat hati kita ketika berdoa bukan kata-kata kita. Tuhan melihat adakah IMAN di dalam hatimu?

Contoh; Seperti Perwira di Kapernaum, dia punya IMAN yang penuh terhadap hambanya yang sakit, dan percaya tidak mesti Tuhan datang ke rumahnya, tapi ia percaya jika Tuhan berkuasa, sanggup melakukan sesuatu yang dahsyat, seakan-akan mujizat itu untuk dirinya sendiri yang padahal untuk hambanya.

Ketika kita berdoa apakah kita memberi semangat/iman ? Jika tidak, bagaimana kita bisa menggerakkan kuasa Tuhan atas doa kita?

Oleh sebab itu taruh IMAN dengan PASSION seperti anak kecil, yang meminta sesuatu terhadap orangtuanya (dan yakin harus memilikinya, menagih secara terus menerus sampai bisa terjadi apa yang ia harapkan).

Mengapa Daniel sangat dikasihi Tuhan?

Ia berdoa buat bangsanya sampai ia mengarahkan mukanya di hadapan Tuhan. Dia berdoa sampai memakai kain kabung, sampai merasakan ada bedanya, ada sesuatu yang terjadi.

Mulai bangkit dengan doa yang berkuasa/profetik, mulai rasakan seolah-olah yang kita doakan adalah milik kita, walaupun kita doakan orang lain, merasa ada sesuatu yang tidak puas ketika doa belum terkabul, berdoalah seakan-akan mereka adalah keluarga kita walaupun yang kita doakan adalah orang lain.

Gerakkan Tuhan dengan iman, taruh Passion dalam doamu, doa kita akan langsung terjadi asal didalam doa kita ditaruh Iman+Passion. Ketika kita mendoakan seseorang, tidak bertemu secara langsung baik via telepon/pesan/dll tetap berdoa dengan passion/iman.

Doa yang punya Iman, Roh kudus bekerja dengan cara dipimpin Roh kudus, Roh kudus bisa mengerakkan kita apa yang harus kita lakukan atas jiwa yang kita doakan sampai mujizat terjadi kesembuhan, kebebasan, kelepasan, bahkan untuk segala perkara yang kita doakan.

Put Your Faith

Sebesar engkau merasakan beban yang engkau rasakan, sebesar itulah IMAN yang kau miliki saat berdoa. Mulai rasakan ketika mendoakan oranglain, berusaha menyadari jika aku yang mengalami. Seandainya mereka yang kita doakan adalah anak kita, saudara kita, suami kita. Doakan dengan Iman agar jiwa-jiwa, jemaat dilawat saat ibadah diadakan di gereja. Mulailah berdoa jangan lagi ngasal, mulai doa dengan kuasa. Percaya jiwa-jiwa punya keselamatan, kebebasan, kelepasan saat sedang ibadah di gereja kita.

Jika saat-saat tertentu belum ada yang minta doakan ke kita- mulai doakan diri kita sendiri dengan The Power of Pray. Apa yang sukar di dalam hidupmu, lakukan dan doakan dengan iman, doalah bukan tuk diri sendiri saja, tetapi untuk orang lain.

2. Akuilah Dosa

Akui dosa orang lain seakan-akan itu dosa kita, supaya doa kita dijawab Tuhan saat mendoakan orang lain. Tuhan benci dengan orang yang sombong. ada banyak dari kita ketika sudah terima keselamatan merasa sudah hebat.

Dosa menjadi pemisah antara doa kita dengan jawaban doa, kalau sampai dosa itu belum disucikan dan dikuduskan dan tidak ada pengakuan, doa tidak akan ada kuasanya. Mengakui saya adalah orang berdosa, sehingga kita bisa dimurnikan dan dikuduskan, tidak ada lagi jurang pemisah.

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

(Matius 7:7)

Firman Tuhan juga katakan berdoalah buat negeri ini,kotamu, keluargamu, jiwa-jiwa baru, dan jangan lupa minta ampun atas dosa-dosa mereka. Jika berdoa atas orang sakit berdoalah minta ampun atas dosa orang yang sakit tersebut. Jangan lupakan mengaku dosa kesalahan yang pernah diperbuat atas orang ini, kota ini, negeri ini, keluarga kami. Ampunilah keluarga kami, darah Yesus menyucikan lidah, hati, pikiran kami. Setiap hari doakan dengan meminta pengampunan, rendahkan diri kita mewakili kota, negeri, keluarga. Sebut nama yang sakit atau orang yang butuh pemulihan. Supaya Tuhan berdaulat dan Dia tahu persis kita butuh pengampunan dari Tuhan.

Kadang tanpa kita sadari perkataan/pikiran kita menyakiti Tuhan, oleh sebab itu jika kita berdoa jangan lupa membawa pribadi yang kita doakan.

Singkirkan dosa agar bertemu muka dengan muka dengan Tuhan, dengan itu setiap doa yang kita bawa minta pengampunan terlebih dahulu termasuk diri kita sendiri (setiap hari) supaya setiap kesalahan kita benar-benar dihapuskan.

Kami telah berbuat dosa dan salah, kami telah berlaku fasik dan telah memberontak, kami telah menyimpang dari perintah dan peraturan-Mu

Daniel 9:5

3. Mohonkanlah Anugerah Tuhan itu mengalir dan datang bagi kita

Ya Allahku, arahkanlah telinga-Mu dan dengarlah, bukalah mata-Mu dan lihatlah kebinasaan kami dan kota yang disebut dengan nama-Mu, sebab kami menyampaikan doa permohonan kami ke hadapan-Mu bukan berdasarkan jasa-jasa kami, tetapi berdasarkan kasih sayang-Mu yang berlimpah-limpah

(Daniel 9:18)

Tanpa anugerah Tuhan kita bukan siapa-siapa, tidak mampu. Seperti lagu “Semua karena anugerahNya, diberikan kepada kita, semua anugerah-Nya bagi kita, bila kita dipakai-Nya”.

Sebab Ia berfirman kepada Musa: “Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.” (Roma 9:15)

Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah. (Roma 9:16)

Ketika kita berdoa, doa kita dijawab atau tidak dijawab Tuhan itu suka-sukanya Tuhan, karena ada orang yang ketika doanya tidak dijawab sama Tuhan malah kepahitan. Orang yang berdoa dengan berserah, Tuhan disukakan. Sebelum kita berdoa, kita percaya Tuhan berdaulat penuh atas hidup kita.

Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa?

(Roma 9:21)

Orang yang tidak memiliki anugerah Tuhan, ia seperti Firaun, artinya mereka mengeraskan hati. Sebagai manusia buatan-Nya kita tidak bisa protes. TUHAN sangat suka dengan orang yang mengakui Tuhan berdaulat. Tunduk taat seperti Abraham ia mengakui Tuhan berdaulat. Daud mengakui Tuhan itu yang berdaulat artinya jangan ambil tugasnya Tuhan. Doakan ketika berdoa buat diri sendiri atau orang lain, katakan Tuhan Engkau berdaulat penuh, berikan anuegrah-Mu kepada kami.

Daniel berkata, Tuhan kami berdoa bukan karena jasa-jasa kami, tetapi jika doa kami pun dijawab semua karena Tuhan memberikan anugerah-Nya atas kami. Katakan bukan karena aku hebat, bukan karena kepintaranku, tetapi karena anugerah-Mu, kuatkan kami, sembuhkan kami.

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

(Matius 7:21)

Kita diberikan kuasa, tetapi hati-hatilah dalam doa kita, supaya kita tidak sombong tetapi rendah hati. Kota/negeri/anak kita/sebutkan namanya kami butuh anugerahMu, bukan karena kami hebat/bukan karena kami kuat, tetapi semua karena anugerahMu, berikanlah kasih sayangMu.

Ps. James Sing, Ps. Yong Lee dan beberapa hamba Tuhan dari Korea mengatakan doa adalah nafas kehidupan kita sebagai orang Kristen dan mereka berdoa dan sebutkan selalu “Tuhan kasihanilah aku, kasihanilah kami” dan merendahkan diri di dalam doa mereka setiap mereka melayani.

4. Berdoa dengan Peperangan!

Pemimpin kerajaan orang Persia berdiri dua puluh satu hari lamanya menentang aku; tetapi kemudian Mikhael, salah seorang dari pemimpin-pemimpin terkemuka, datang menolong aku, dan aku meninggalkan dia di sana berhadapan dengan raja-raja orang Persia.

(Daniel 10:13)

Siapa dari kita percaya, musuh kita bukanlah darah dan daging tetapi penguasa-penguasa di udara/roh-roh jahat?

karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

(Efesus 6:12)

Caranya supaya doa kita berkuasa, kita harus mengumumkan tentang peperangan roh. Contohlah seperti Daniel, berjuang dalam doanya sampai tahu persis yang ia hadapi yaitu penguasa-penguasa di udara. Pemimpin raja Persia bukan bentuknya manusia, tetapi dari si jahat yang sedang menghadang sehingga jawaban doa Daniel dihadang oleh kuasa Iblis.

Misalnya ketika kita berdoa untuk orang sakit, sesungguhnya Iblis juga berperang agar doa kita tidak dijawab. Doakan terima keselamatan, kita yang sehat doa untuk pemulihan keluarga, kebebasan secara financial juga dihalangi oleh kuasa Iblis. Contoh, malaikat Michael sampai harus bantu doanya Daniel terjadi dan segera sampai ke Daniel.

Pekerjaan si jahat mirip kerajaan surga, jadi ada level- level peperangan. Contohnya ketika kita jadi pendoa mula-mula, kita merasa kuasa doa sering dijawab Tuhan dan penuh kuasa. Namun ketika kita semakin setia dalam pendoa, semakin dipakai Tuhan, Iblispun tahu kalau tingkat kerohanian kita semakin meningkat. Dam kadang kita merasa sukar dalam doa yang penuh kuasa, alasannya Iblis juga tahu kita semakin dipakai Tuhan maka iblis pun meningkatkan kuasa-Nya.

INGAT Jika kita menang di alam Roh maka jawaban doa kita juga MENANG!

Yang kita ajak FIGHT bukan manusia, tetapi Si Iblis. Ketika kita semakin kuat terlbat di dalam TUHAN, hidupmu makin sulit, JANGAN MENYERAH!

Aku mencari di tengah-tengah mereka seorang yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahankan negeri itu di hadapan-Ku, supaya jangan Kumusnahkan, tetapi Aku tidak menemuinya.

(Yehezkiel 22:30)

Tuhan bukan tidak menjawab jawaban doa kita, tetapi Tuhan mencari orang-orang yang kuat dalam peperangan. Kadang semakin kita banyak berjuang dalam pertandingan Iman, kita melihat hidup kita sedang berantakan. Keluarga kita kena serangan, Iblis mulai mengacaukan hidup kita, tetapi mulai recommitment dan doa dengan iman, katakan pada Iblis “dalam nama Yesus kamu tidak bisa kacaukan hidupku“. Ketika kita mendoakan sesuatu doakan dengan serius, doa dengan Perang.

Ada saatnya kita berdoa dengan serius, ada saatnya doa dengan manis. Tetapi jika kita berperang, berdoalah dengan peperangan! Kalau melawan si Jahat bangkitkan Iman, jangan dengan rasa takut, nanti Iblis pun tahu dan mulai godain kita/permainkan kita.

Jika kita berdoa atau sedang ikut Pondok Daud ada kalahnya kita berdoa dengan manis dan berdoa dengan peperangan. Kenali keadaan yang kita alami.

Semakin intim dengan Tuhan ,maka kekuatan si Jahat juga makin besar, ketika kita sedang berdoa dan rasanya sukar seperti Daniel 21 hari menunggu jawaban doa, dan doanya dibantu oleh malaikat Michael.

Seperti Elisa dikepung oleh tentara-tentara musuh, Elisa melihat dengan Iman yang datang digantikan dengan tentara Surga. Walaupun kita seorang yang biasa, tetapi kita berkuasa oleh karena tentara surga yang turut membantu berperang atas kita!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s