kesehatan

Berkenalan dengan Gerakan Aku Bebas Cacingan Bersama Konvermex Obat Cacing Keluarga

Konvermex

Apa itu Cacingan, Gejala dan Penyebabnya?

Setiap bunda pasti selalu ingin memberikan perlindungan ekstra untuk anaknya. Berbagai cara sering dilakukan agar anaknya tumbuh sehat, ceria dan memiliki masa kecil yang menyenangkan. Tapi kebiasaan anak yang belum bisa menjaga kebersihan membuat si anak cacingan.

Para bunda sebaiknya mewaspadai gejala cacingan yang terjadi pada anak, karena penyakit ini jika dibiarkan tentu akan berakibat buruk bagi masa depan anak. Mulai dari menurunnya prestasi anak, gizi buruk hingga stunting.
Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama. Ketika anak cacingan, nutrisi makanan yang seharusnya untuk tubuh dimakan oleh cacing, sehingga anak lebih pendek atau lebih kecil perawakannya dibanding anak seusianya. Kecerdasannya juga bisa menurun akibat otak kekurangan nutrisi.

Cacingan merupakan penyakit parasit yang disebabkan oleh cacing yang berkembang di dalam sistem pencernaan manusia.

Gejala cacingan pada anak bisa dikenali saat cacing sudah makin berkembang di dalam tubuh. Bunda perlu waspada jika anak mengalami penurunan berat badan, kehilangan selera makan, batuk yang tidak kunjung sembuh, perut membesar, muntah, cepat lelah, anemia, nyeri pada perut, demam hingga adanya darah saat buang air besar.

Penyebab cacingan bisa karena faktor lingkungan yang kurang bersih, makanan yang terkontaminasi, sanitasi yang buruk, hingga kualitas air yang kurang baik. Tidak menggunakan alas kaki ketika menginjak tanah atau lantai yang mengandung telur cacing. Ketika naik kendaraan umum, memegang benda yang terkontaminasi, lewat pegangan pintu, mainan yang tidak higienis.

Cacingan juga bisa ditularkan lewat tinja yang jatuh ke lantai. Biarpun lantainya sudah dibersihkan, cacing masih bisa menempel selama berhari-hari.

Kenali Ciri-ciri Cacingan Berdasarkan Jenis Cacing Yang Menginfeksi

Ada beberapa jenis cacing yang bisa menginfeksi manusia dan perlu diwaspadai diantaranya, Cacing Kremi (Enteroblus Vermicularis), Cacing Gelang (Ascariasis Lumbricoides), Cacing Tambang (Necator Americanus dan Ancylostoma duodenale), Cacing Pita (Taena sp.).

Gejala yang timbul akibat infeksi cacing dapat berbeda-beda lho, Bun! Agar lebih tahu yuk simak ciri-ciri cacingan berdasarkan jenis cacingnya berikut ini:

Cacing Kremi

  • Gatal-gatal di sekitar anus
  • Susah tidur karena gatal di sekitar anus
  • Terdapat cacing kremi pada feses

Cacing Gelang

  • Nyeri pada perut
  • Penurunan berat badan
  • Lesu
  • Demam
  • Terdapat cacing pada feses
  • Anemia

Cacing Tambang

  • Nyeri perut
  • Diare
  • Mual
  • Demam
  • Tidak nafsu makan
  • Gatal pada area tertentu tempat masuknya larva cacing ke kulit
  • Darah pada feses

Cacing Pita

  • Mual
  • Sakit perut
  • Tampak lemas
  • Hilang nafsu makan
  • Penurunan berat badan
  • Yang paling parah berdampak pada kerusakan organ tubuh atau jaringan

Cara Bunda dalam Mengatasi Cacingan Pada Anak

Pada umumnya, anak-anak terkena infeksi Cacing Kremi. Saya pun waktu kecil pernah mengalaminya. Rasanya gatal terus-menerus di area anus dan dampaknya saya kehilangan nafsu makan, sulit tidur serta malas belajar.

Beruntung ibu saya cepat mengenali gejala cacingan dan memberikan obat cacing untuk anak. Saya minum Konvermex 125 untuk anak yang suspensi rasa jeruk dan tablet. Mulai sejak itu, ibu saya rutin memberikan Konvermex setiap 6 bulan sekali. Saya pun bebas cacingan sampai sekarang.

Orang Dewasa Juga Bisa Cacingan Lho!

Sebagai seorang bunda, tentu menjaga kesehatan setiap anggota keluarga sudah menjadi sebuah prioritas. Juga dalam mencegah cacingan, wajib dilakukan oleh seluruh anggota keluarga baik yang masih anak-anak maupun yang sudah dewasa.

Cacingan umumnya di temukan pada anak, tapi tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa cacingan. Apalagi jika yang suka berkebun, menyentuh tanah sudah menjadi kegiatan yang sering dilakukan. Bisa jadi tanahnya mengandung cacing dan masuk ke pori-pori kulit. Karena bukannya tidak mungkin jika orang dewasa seperti ayah dan bunda terjangkit cacingan dan menularkannya pada si buah hati.Mencegah memang lebih baik daripada mengobati. Untuk itu perlu dilakukan upaya-upaya agar satu keluarga tetap sehat bebas dari cacingan.

Diantaranya dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan, biasakan diri cuci tangan dengan sabun sebelum makan, sehabis dari toilet, rutin memotong kuku, selalu memakai alas kaki jika keluar rumah. Cuci sayuran dengan air yang bersih dan masak hingga matang. Hindari mengkonsumsi makanan setengah matang atau daging yang masih mentah.

Tidak lupa juga agar mengkonsumsi obat cacing secara rutin, apalagi kita yang hidup di alam tropis seperti ini lebih rentan terkena cacingan.

Yuk, Ikuti Gerakan Aku Bebas Cacingan Bersama Konvermex

Gerakan Aku Bebas Cacingan adalah gerakan yang ditujukan untuk melindungi anak-anak Indonesia dari penyakit cacingan.

Konvermex mengajak kita semua untuk mengikuti Gerakan ABC alias Gerakan Aku Bebas Cacingan dengan melakukan 4 M yaitu:

  1. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
    Lakukan kebiasaan rutin cuci tangan sebelum makan, setelah BAB/BAK atau setelah melakukan aktivitas dari luar rumah. Jagalah kebersihan kamar mandi dan lantai rumah. Gunakan cairan pembersih yang dapat membunuh kuman yang menempel di lantai.
  2. Menggunakan alas kaki saat keluar rumah
    Cacing dapat masuk melalui pori-pori kulit. Karena itu gunakan alas kaki saat keluar rumah.
  3. Mengonsumsi makanan dan minuman bersih
    Larva cacing juga bisa terbang dan hinggap di makanan sehingga bisa masuk ke dalam tubuh. Selalu tutup rapat makanan dan cuci bersih bahan makanan sebelum dimasak. Hindari juga memakan daging setengah matang.
  4. Minum obat cacing Konvermex rutin tiap 6 bulan sekali

Konvermex obat cacing yang tepat bagi keluarga Indonesia, karena produk ini tersedia bukan hanya sebagai obat cacing untuk anak saja tapi ada juga yang untuk dewasa. Konvermex obat cacing keluarga tersedia dalam bentuk suspense dan tablet/kaplet.

Konvermex 125 untuk anak-anak tersedia dalam suspense rasa jeruk dan tablet. Sedangkan Konvermex 250, obat cacing orang dewasa tersedia dalam bentuk suspense rasa vanilla latte dan kaplet.

Konvermex menghancurkan cacing di tubuh karena mengandung bahan aktif Pyrantel Pamoate yang dapat melumpuhkan dan menghancurkan cacing serta mengeluarkannya dari dalam tubuh tanpa memerlukan pencahar.

Konvermex obat cacing yang tepat untuk pengobatan kecacingan yang disebabkan oleh parasit-parasit saluran pencernaan berikut baik tunggal maupun campuran. Yuk, bunda biasakan setiap anggota keluarga untuk selalu rutin minum Konvermex tiap 6 bulan sekali agar terhindar dari cacingan.

Cara Kerja Konvermex

Pyrantel Pamoate melumpuhkan cacing dengan cara mendepolarisasi senyawa penghambat neuromuskuler dan mengeluarkannya dari dalam tubuh, biasanya tanpa memerlukan pencahar.

Komposisi:

Tiap kaplet mengandung Pyrantel Pamoate setara dengan Pyrantel base 250mg. Untuk kemasan Konvermex dosis sekali minum 2 kaplet @250ml.

Indikasi:

Untuk pengobatan kecacingan yang disebabkan oleh parasit-parasit saluran pencernaan berikut, baik tunggal maupun campuran: cacing kremi, cacing gelang, cacing tambang dan cacing Trchostrongylus colubriformis dan Orientalis.

Mari saling menjaga kesehatan satu sama lain. Rajin cuci tangan, selalu jaga kebersihan lingkungan agar tidak saling menularkan cacingan. Dan jangan lupa untuk selalu rutin minum Konvermex, obat cacing keluarga setiap 6 bulan sekali.

Sumber Informasi:

• http ://awalbros.com/anak/kenali-stunting-dan-cara-pencegahannya
• https ://panduanbunda.com/articles/index/bebaskan-anak-dari-penyakit-cacingan
• https ://hellosehat.com/parenting/kesehatan-anak/penyebab-cacingan-pada-anak/#gref
• https ://doktersehat.com/bahaya-cacingan-untuk-anak-dan-dewasa/

4 tanggapan untuk “Berkenalan dengan Gerakan Aku Bebas Cacingan Bersama Konvermex Obat Cacing Keluarga”

  1. Infonya menarik mbak Yustrini. .emang ya, obat cacing ini sering dilupakan. Padahal bermanfaat banget untuk menjaga kesehatan. Aku contohnya, dah berapa tahun gak minum obat cacing 😅😅

    Suka

  2. Wah, cacingan ini beneran ganggu banget ya. Kelihatannyna sepele tapi kalau anak cacingan itu bundanya harus gerak cepat. Jangan sampe telat karena memang bisa bahaya.

    Suka

  3. Wahhhh terima kasih mbak rekomendasi obat cacingnya, besok mo nyoba juga lah, berfaedah buat aku yang anti cacing2 clyb hehhehehe

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s